Powered By Blogger

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 November 2012

Penduduk Gaza Turun ke Jalan Pasca Berlakunya Gencatan Senjata

Gencatan senjata dalam permusuhan Israel-Gaza yang diperantarai Mesir mulai berlaku Rabu malam, tetapi sebelum itu tembak-menembak pada menit terakhir terjadi antara pasukan Israel dan militan Hamas yang memerintah daerah kantong Palestina itu.

Penduduk Gaza membanjir ke jalan-jalan setelah gencatan senjata mulai  dan tembakan-tembakan perayaan kedengaran. Wartawan VOA Scott Bobb melaporkan dari Kota Gaza bahwa serangan udara Israel tampaknya telah berhenti.

Menteri Luar Negeri Mesir Mohammed Kamel Amr  mengumumkan gencatan senjata itu di Kairo didampingi Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton, kurang dari dua jam sebelum pemberlakuan gencatan senjata pukul 9 malam dimulai.

Persyaratan gencatan senjata itu juga mengharuskan kedua pihak menghentikan permusuhan dan membuka daerah perbatasan dari Gaza untuk arus barang dan manusia. Akan ada masa 24 jam untuk pelaksanakaan gencatan senjata. Mesir akan mengawasi pelanggaran oleh kedua belah pihak.

Persetujuan itu dicapai setelah diplomasi bolak-balik yang melibatkan Clinton dan Sekjen PBB Ban Ki-moon. Clinton menyebut gencatan senjata itu merupakan saat penting bagi kawasan tersebut. Clinton juga memuji  pemerintah baru Mesir  karena memegang peran kunci dalam usaha tersebut dan berjanji akan bekerjasama dengan Washington untuk memastikan gencatan senjata bertahan.

Berbicara di Kairo, pemimpin Hamas Khaled Meshaai mengatakan Israel telah menyetujui persyaratan Hamas untuk gencatan senjata itu. Ia menyebut serangan udara Israel merupakan suatu petualangan yang gagal.

Di Yerusalem, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada Clinton dan Presiden Amerika Barack Obama atas upaya mereka dan mengatakan Israel akan memperjuangkan gencatan senjata yang lama dan dapat dipertahankan. Namun ia menyatakan lagi bahwa Israel akan melakukan apa yang harus dilakukannya untuk membela rakyatnya.

Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak juga mengatakan Israel telah mencapai sebagian besar tujuannya, menghancurkan roket, tempat peluncuran dan lubang perlindungan Hamas. Ia juga mengatakan sistem pertahanan Iron Dome Israel telah menghancurkan lebih dari 500 roket yang ditembakkan ke Israel dari Gaza.

Pernyataan Gedung Putih mengatakan Presiden Obama memuji Perdana Menteri Israel dan mengungkapkan sekali lagi hak Israel untuk membela diri.

sumber:http://www.voaindonesia.com/content/warga-gaza-turun-ke-jalan-pasca-berlakunya-gencatan-senjata/1550897.html

Kader HMI Diminta Turun ke Jalan Dukung Palestina

Pengunjuk rasa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat membentangkan poster, saat menggelar aksi solidaritas untuk warga Palestina di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (21/11/2012). Mereka mengutuk serangan Israel ke wilayah Jalur Gaza, dan mengutuk Pemerintah AS yang mendukung serangan biadab itu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengutuk keras agresi militer yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
"Kami mengutuk keras agresi militer zionis Israel, atas tindakan tak berkeperimanusiaan tersebut. Indonesia harus bersikap, ini merupakan amanah UUD untuk menghapus penjajahan di muka bumi," ujar Makmun Abdullah, Ketua Bidang Hubungan Internasional HMI, saat mengelar konferensi pers di Sekretarit PB HMI, Jalan Diponegoro 16A Menteng Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2012).
Makmun menuturkan, HMI juga akan terus menggerakkan pemuda HMI seluruh Indonesia, untuk melakukan aksi turun ke jalan.
"Kami menginstruksikan kader HMI se-Indonesia untuk turun ke jalan. Kami juga menyampaikan aspirasi ke Persatuan Bangsa-bangsa, untuk menindak tegas negara adidaya, khususnya Amerika," paparnya.
Hari ini, rakyat Palestina di Kota Gaza bersukacita menyambut kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, setelah keduanya berperang selama delapan hari sejak Rabu pekan lalu.
Peperangan ini menewaskan 168 orang, dan melibas lima serdadu Israel. Warga Gaza turun ke jalan menyambut peristiwa yang dinantikan pada Rabu (21/11/2012) malam waktu setempat, dengan membunyikan klakson mobil bertalu-talu, membakar kembang api di atap rumah, serta menembakkan senjata api ke udara.
Israel dan Hamas, salah satu faksi pejuang Palestina yang menguasai Jalur Gaza, berperang sejak Rabu pekan lalu. Ini menyebabkan tak kurang dari 168 rakyat sipil Palestina tewas, sedangkan di pihak Israel lima serdadunya menjadi korban jiwa.
Gencatan senjata diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Mesir Mohamed Kamel Amr, pada pukul 19.00 GMT, atau pukul 22.00 WIB.

sumber:http://www.tribunnews.com/2012/11/22/kader-hmi-diminta-turun-ke-jalan-dukung-palestina

Senin, 06 Agustus 2012

INDAHNYA PUASA BULAN RAMADHAN 2012


Indahnya Puasa Bulan Ramadhan 2012/1433 H 

Ramadan adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan agama Islam). Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, salat tarawih, peringatan turunnya Alquran, mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Alquran dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan rangkaian perayaan Idul Fitri.
Puasa merupakan ibadah wajib yang ada dalam rukun islam dengan menahan lapar dan haus serta hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar di timur hingga terbenam matahari di barat. Orang yang melanggar aturan puasa akan batal puasanya dan wajib mengganti puasanya dengan hari lain di luar romadon.
Allah SWT berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai semua orang beriman, diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaimana puasa pernah diwajibkan kepada umat sebelum kamu, agar kamu bertaqwa” (Al Baqarah 183).
Berikut ini adalah beberapa Keutamaan Puasa Ramadhan :
1. Orang yang berpuasa ramadhan bisa masuk ke dalam surga ar-raiyan.
2. Puasa bisa menjadi penebus dosa.
3. Orang yang berpuasa akan mendapatkan kegembiraan.
4. Puasa adalah penangkal.
5. Mendapatkan ganjaran dari Allah tanpa hitungan.
6. Bau mulut orang yang melakukan puasa bagi Allah SWT wanginya lebih wangi dari bau kesturi.
7. Puasa dan Al-quran memberikan syafaat.
Tentang indahnya bulan Ramadhan, Nabi yang mulia mengatakan:
Seandainya manusia mengetahui kebaikan-kebaikan bulan Ramadhan, niscaya mereka mengharapkan sepanjang tahun adalah bulan Ramadhan. (HR Ibn Abi Dunya).
Bagaimana dengan kita, apakah juga mengharapkan sepanjang tahun menjadi bulan Ramadhan?
Namun dari sekian banyak keistimewaan dan keutamaannya, sangat sedikit dari umat islam yang belum menyadarinya, atau mungkin mereka sadar tapi belum menyentuh lubuk hati mereka sehingga saat Ramadhan tiba, tidak ada raut wajah yang sumringah atau bergembira menyambutnya.
Mengikuti amaliyah Ramadhan sebagai kegiatan ritual saja, sekedar melepas dan menggugurkan kewajiban atau sekedar adat (kebiasaan) yang sudah biasa dilakukan setiap tahun, sehingga setiap kali selesai bulan Ramdhan kepribadian seseorang tidak meningkat dan berubah, tetap seperti yang lama, yang berubah hanyalah umurnya saja, setiap hari terus bertambah.
Amalan-amalan dibulan ramadhan yang bisa kita lakukan pun begitu banyak. Ketika dihari biasa kalau kita biasanya sering tidur dan tidak melakukan kegiatan, tidak ada salahnya kita melakukan amalan yang diperintahNya. Karena bulan ramadhan merupakan bulan yang sempurna untuk mengumpulkan amal kebaikan sebanyak-banyaknya. Janganlah engkau bermalas-malasan saat anda dihadapakan dengan situasi seperti ini. bangkit dan semangat selalu dalam menjalani Indahnya puasa di bulan ramadhan.

Rabu, 21 Maret 2012

Rahasia Dan Fakta Ayat Kursi


Dalam sebuah hadis, ada menyebut perihal seekor syaitan yang duduk

di atas pintu rumah. Tugasnya ialah untuk menanam keraguan di hati
suami terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan di hati
isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah. Sebab itulah
Rasulullah tidak akan masuk rumah sehingga Baginda mendengar
jawaban salam dari isterinya. Di saat itu syaitan akan lari
bersama-sama dengan salam itu.

Hikmat Ayat Al-Kursi mengikut Hadis-hadis:

1) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi bila berbaring di tempat
tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya
hingga subuh.

2) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang
Fardhu, dia akan berada dalam lindungan Allah SWT hingga
sembahyang yang lain.

3) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang,
dia akan masuk syurga dan barang siapa membacanya ketika hendak
tidur, Allah SWT akan memelihara rumahnya dan rumah-rumah
disekitarnya.

4) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap-tiap shalat
fardhu, Allah SWT menganugerahkan dia setiap hati orang yang
bersyukur, setiap perbuatan orang yang benar, pahala nabi2, serta
Allah melimpahkan rahmat padanya.

5) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya,
maka Allah SWT mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya – mereka
semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.

6) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang, Allah
SWT akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah seperti
orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.

7) Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan
niscaya Allah SWT berkenan memberi pertolongan kepadanya.

Minggu, 18 Maret 2012

Keindahan Islam Semakin Bertambah


“Beribadah lah hanya kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orangtua kalian, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, musafir, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (An-Nisa`: 36)
Betapa indah syariat islam. Ia mengajarkan adab nan tinggi dan akhlak yang mulia. Menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, dan selalu berusaha menjaga keutuhan keluarga. Membersihkan berbagai noda yang mengendap di dada,yang akan merusak hubungan sesama manusia,baik satu keluarga , satu masyarakat bahkan satu negara. Menyantuni yang tidak punya dan tidak mendengki kepada si kaya.
Silaturahim adalah resep mujarab lagi ampuh untuk ini semua. Bahkan Rasulullah n suri tauladan kita mengajarkan bahwa silaturahim termasuk bagian terpenting dakwah Islam, sebagaimana diriwayatkan Abu Umamah, dia berkata: Amr bin ‘Abasah As-Sulami z berkata:
فَقُلْتُ: بِأَيِّ شَيْءٍ أَرْسَلَكَ؟ قَالَ: أَرْسَلَنِي بِصِلَةِ الْأَرْحَامِ وَكَسْرِ الْأَوْثَانِ وَأَنْ يُوَحَّدَ اللهُ لاَ يُشْرَكَ بِهِ شَيْءٌ
Aku berkata: “Dengan apa Allah mengutusmu?” Rasulullah n menjawab: “Allah mengutusku dengan silaturahim, menghancurkan berhala dan agar Allah ditauhidkan, tidak disekutukan dengan-Nya sesuatupun.” (HR. Muslim, Kitab Shalatul Musafirin, Bab Islam ‘Amr bin ‘Abasah, no. 1927)
An-Nawawi t menjelaskan hadits ini dengan menyatakan: “Dalam hadits ini terdapat dalil yang sangat jelas untuk memotivasi silaturahim. Karena Nabi n mengiringkannya dengan tauhid dan tidak menyebutkan bagian-bagian Islam yang lain kepadanya (‘Amr). Beliau hanya menyebutkan yang terpenting, dan beliau awali dengan silaturahim.” (Syarh Shahih Muslim, 5/354-355, cet. Darul Mu`ayyad)
MAKNA SILATURAHIM
Silaturahim berasal dari bahasa Arab, yaitu dari kata صِلَةٌ dan الرَّحِمُ . Kata صِلَةٌ adalah bentuk mashdar (gerund) dari kata وَصَلَ- يَصِلُ, yang berarti sampai, menyambung. Ar-Raghib Al-Asfahani berkata: “وَصَلَ – الْاِتِّصَالُ yaitu menyatunya beberapa hal, sebagian dengan yang lain.” (Al-Mufradat fi Gharibil Qur`an, hal. 525)
Adapun kata الرَّحِمُ, Ibnul Manzhur berkata: “الرَّحِمُ adalah hubungan kekerabatan, yang asalnya adalah tempat tumbuhnya janin di dalam perut.” (Lisanul ‘Arab)
Jadi, silaturahim artinya adalah menyambung tali persaudaraan kepada kerabat yang memiliki hubungan nasab. Masuk kedaklamnya menjaga tali persaudaraan tersebut.
PENJELASAN AYAT
“Beribadah lah hanya kepada Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun.”
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di t menjelaskan: “Allah l memerintahkan hamba-Nya untuk beribadah hanya kepada-Nya saja, tidak mensekutukan-Nya. Yaitu masuk dalam penghambaan diri kepada-Nya dan taat terhadap perintah dan larangan-Nya, dengan kecintaan, ketundukan, dan ikhlas untuk-Nya pada semua jenis ibadah, lahiriah maupun batiniah, serta melarang dari menyekutukan sesuatu (syirik) dengan-Nya. Baik syirik kecil maupun besar, baik dengan malaikat, nabi, wali, ataupun makhluk lainnya yang tidak memiliki bagi diri mereka sendiri manfaat, mudarat, kematian, kehidupan, maupun pembangkitan. Bahkan yang menjadi keharusan (kewajiban) yang pasti adalah mengikhlaskan ibadah bagi Dzat yang memiliki kesempurnaan dari segala sisi, yang milik-Nya lah segala pengaturan. Tidak ada yang menandingi-Nya. Tidak ada yang membantu-Nya.”
Setelah Allah l memerintahkan untuk beribadah kepada-Nya dan menunaikan hak-Nya, Allah l memerintahkan untuk menunaikan hak-hak hamba-Nya secara berurutan (sesuai skala prioritas), yang lebih dekat dan seterusnya. Maka Allah l mengatakan:
“Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak.”
Artinya, berbuat baiklah kalian kepada mereka dengan ucapan yang mulia, tutur kata yang lembut, dan perbuatan yang baik, dengan menaati perintah mereka berdua dan menjauhi larangan mereka, memberikan nafkah kepada mereka, memuliakan orang yang memiliki hubungan dengan mereka berdua, dan menyambung tali silaturahim, yang mana tidak akan ada kerabat bagimu kecuali dengan perantaraan mereka berdua.
Berbakti kepada kedua orangtua memiliki dua lawan, yaitu berbuat jelek (durhaka) dan tidak berbuat baik. Kedua hal ini terlarang.
“(Dan kepada) karib kerabat.”
Yakni, berbuat baiklah juga kepada mereka. Kerabat di sini meliputi semuanya, yang dekat ataupun jauh. Berbuat baik kepada mereka dengan perkataan dan perbuatan, serta tidak memutuskan silaturahim dengan mereka, baik dalam bentuk perkataan maupun perbuatan.
“(Dan kepada) anak-anak yatim.”
Anak yatim yaitu orang yang ditinggal mati ayah mereka dalam keadaan masih kecil. Mereka punya hak atas kaum muslimin. Baik anak yatim tersebut termasuk kerabat atau bukan. Bentuk perbuatan baik terhadap mereka yaitu dengan menanggung biaya hidup mereka, berbuat baik dan melipur derita mereka, mendidik mereka dengan pendidikan terbaik, dalam urusan agama maupun dunia.
“(Dan kepada) orang-orang miskin.”
Yaitu orang-orang yang tertahan dengan kebutuhan mereka sehingga tidak mendapatkan kecukupan untuk diri mereka dan orang yang mereka tanggung. Bentuk perbuatan baik kepada mereka adalah dengan menutupi kekurangan mereka, membantu mereka sehingga tercukupi kebutuhannya. Juga dengan mengajak orang lain untuk melakukan hal tersebut dan melakukan apa yang mampu untuk dilakukan.
“(Dan kepada) tetangga yang dekat.”
Artinya, kerabat yang rumahnya dekat dengan kita. Sehingga dia mempunyai dua hak atas kita, hak sebagai kerabat dan hak sebagai tetangga. Perbuatan baik di sini dikembalikan kepada adat yang berlaku.
Demikian juga dengan:
“Tetangga yang jauh.”
Yaitu tetangga yang tidak mempunyai hubungan kekerabatan. Dalam hal ini, tetangga yang lebih dekat pintunya lebih besar pula haknya. Sehingga dianjurkan bagi seseorang untuk selalu memerhatikan tetangganya, dengan memberikan hadiah, shadaqah, dengan dakwah, kesopanan, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Juga tidak menyakitinya, baik dengan ucapan maupun perbuatan.
“(Dan kepada) teman sejawat.”
Ada yang mengatakan bahwa maksudnya adalah teman dalam perjalanan. Ada juga yang mengatakan maksudnya adalah istri. Ada yang mengatakan maksudnya teman secara mutlak. Dan mungkin pendapat (terakhir) ini lebih benar, karena mencakup teman di rumah, di perjalanan, serta istri.
Sehingga, seorang teman memiliki kewajiban terhadap temannya lebih daripada hak Islamnya, untuk membantunya dalam urusan agama maupun dunia, menasihatinya, menepati janji terhadapnya, ketika senang ataupun susah, ketika sedang bersemangat ataupun malas. Hendaknya ia mencintai untuk temannya apa yang dia sukai untuk dirinya, dan membenci apa yang ia benci untuk dirinya. Semakin lama pergaulan dengannya, semakin besar pula haknya.
“(Dan kepada) ibnu sabil.”
Yaitu orang asing di negeri lain, yang membutuhkan bantuan materi ataupun tidak. Ia punya hak atas kaum muslimin, karena dia sangat butuh atau karena dia berada di negeri asing. Dia memerlukan bantuan agar sampai ke tempat tujuannya atau tercapai sebagian maksud dan cita-citanya. Juga dengan memuliakan dan menemaninya agar tidak kesepian.
“(Dan kepada) hamba sahayamu.”
Yaitu apa yang kalian miliki, baik dari kalangan Bani Adam atau dari hewan. Perbuatan baik di sini yaitu dengan mencukupi kebutuhan mereka dan tidak membebani sesuatu yang memberatkan mereka. Membantu mereka melaksanakan hal yang menjadi tanggung jawab mereka. Mendidik mereka untuk kemaslahatan mereka.
Maka barangsiapa yang melaksanakan perintah-perintah Allah l dan syariat-Nya, berhak mendapatkan pahala yang besar dan pujian yang indah. Sedangkan orang yang tidak melaksanakan perintah-perintah tersebut, dialah orang yang menjauh dari Rabb-Nya dan tidak taat terhadap perintah-perintah-Nya, tidak rendah hati kepada makhluk-Nya. Bahkan dia adalah orang yang sombong terhadap hamba Allah l, teperdaya dengan dirinya dan bangga dengan ucapannya.
Oleh karena itulah Allah l berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong….”
Maksudnya, sesungguhnya Allah l tidak mencintai orang yang teperdaya dengan dirinya, sombong terhadap hamba Allah l.
“…dan membangga-banggakan diri.”
Yakni, memuji dirinya dan menyanjungnya untuk membanggakan dan menyombongkan dirinya kepada hamba Allah l. (Tafsir As-Sa’di, hal. 191-192, cet. Darus Salam)
Dari ayat dan penafsiran di atas, kita bisa berbuat baik kepada seluruh hamba-Nya. Terlebih kepada kerabat-kerabat dekat yang juga muslim, mereka memiliki hak-hak yang banyak atas kita. Rasulullah n bersabda:
إِنَّ اللهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ
“Sesungguhnya Allah mewajibkan perbuatan baik kepada segala sesuatu.” (HR. Muslim dari Abu Ya’la Syaddad bin Aus z)

Keindahan Islam di Pagi Hari

Prof. Dr. H. Imam Suprayogo

Di Bulan Puasa ini terasa sekali Islam sedemikian terasa indah. Banyak orang rupanya setelah makan sahur tidak segera tidur, tetapi menunggu sholat subuh. Mendengar adzan, mereka segera berangkat ke masjid untuk shalat berjama'ah. Menyaksikan ibu-ibu, tua maupun muda, dengan mengenakan mukena, mereka memenuhi panggilan adzan dari masjid atau mushala. Demikian pula bapak-bapak, dan diikuti oleh putra-putrimya menuju tujuan yang sama, mereka ingin shalat berjama'ah.

Sebelum berangkat, mereka sudah mengambil air wudhu terlebih dahulu. Artinya, mereka sudah dalam keadaan bersuci dari hadats, baik hadats besar maupun hadats kecil. Siapapun yang menjalankan shalat harus dalam keadaan suci. Kesucian lahir maupun batin, ----dalam Islam, diajarkan kepada kaum muslimin.

Keindahan di pagi buta itu juga bisa dinikmati dari suara adzan yang datang dari segenap penjuru. Masjid dan atau mushalla, di mana-mana rupanya dianggap kurang sempurna jika belum dilengkapi dengan pengeras suara. Tempat ibadah kaum muslimin itu, selalu dilengkapi dengan menara. Akan tetapi, masih dianggap kurang sempurna, sebelum dilengkapi pengeras suara.

Memang ada saja pihak-pihak tertentu, dengan adanya pengeras suara, merasa ternganggu. Mungkin dirasakan suara dari masjid itu terlalu keras, sehingga menjadikan mereka tidak bisa beristirahat lebih nyaman. Akan tetapi, bagi orang-orang yang terbiasa dengan suara itu, justru terasa nikmat. Di pedesaan, di waktu pagi buta, selain suara adzan, juga dihiasi dengan suara ayam jantan yang saling bersautan dari segala penjuru, yang tidak seorang pun bisa melarangnya.

Di pagi itu, kaum muslimin, baik secara bersama ataupun secara sendiri-sendiri, terbiasa berdzikir, mengucapkan tasbih, tahlil dan tahmid. Kalimat-kalimat indah, diucapkan untuk mengingat Allah. Sejak pagi, mereka mulai menghidupkan suasana dengan kalimat-kalimat mulia. Yaitu kalimat untuk mengungkapkan tentang rasa syukur, kesucian, dan ke-Maha Besaran Allah.

Melalui shalat berjama'ah, kaum muslimin antar tetangga di sekitar masjid atau mushalla sudah saling bertemu. Dengan demikian, di pagi itu, tanpa disengaja, mereka sudah saling mengetahui atas kesehatan dan keadaan keluarganya. Inilah persatuan kaum muslimin, yag selalu dijalin dan dipererat dengan kegiatan ritual, yaitu mengingat dan menyembah Dzat Yang Maha Kuasa.

Kata-kata salam, atau selamat terucap dari masing-masing anggota jama'ah. Tatkala mereka bertemu, siapapun yang terlebih dahulu mengucapkan salam, dan kemudian dijawab dengan doa yang sama. Di antara sesama muslim berhak mengucapkan salam, yaitu mudah-mudah kesalamatan atas engkau semua. Demikian pula doa itu dijawab dengan jawaban serupa. Semoga, engkau juga mendapatkan keselamatan itu.

Itulah hubungan antar sesama kaum muslimin dan muslimat, terasa sedemikian indah, dimulai sejak pagi hari. Oleh karena itu, kehidupan kaum muslimin, menurut hadts nabi, bagaikan satu tubuh. Manakala bagian tertentu sakit, maka bagian lain ikut merasakannya. Sehingga, Islam benar-benar mengajarkan suatu bentuk kehidupan kebersamaan yang sedemikian kokoh dan sekaligus indah.

Suasana seperti itu juga yang menjadikan antar kaum muslimin terjalin saling menyayangi dan mencintai. Sehingga, menurut sebuah hadits nabi pula dikatakan bahwa, tidak sempurna iman seseorang sebelum yang bersangkutan sanggup mencintai orang lain, sebagaimana mencintai dirinya sendiri. Demikian pula ukuran keimanan itu juga digunakan untuk menggambarkan tentang keharusan dalam bertetangga di antara sesama kaum muslimin dan bahkan juga dengan lainnya.

Maka, Islam memang sebuah keindahan. Boleh antar tetangga atau saudara berkompetisi, tetapi kompetisi itu dalam kerangka menjalankan kebaikan.Fastabiqul khoiraat. Dalam Islam, tidak dibenarkan saling mengembangkan rasa dendam, permusuhan, mendengki atau iri hati. Islam menganjurkan kebersamaan, atau berjama'ah, saling mencintai antar sesama. Sebaliknya, bukan saling berebut, apalagi saling menjatuhkan dan mencelakakan di antara sesama. Islam mengajarkan keindahan dalam hidup, dan itu dimulai dari pagi buta saat bangun, sebelum subuh berjama'ah. Wallahu a'lam.

sumber:http://www.pkesinteraktif.com/edukasi/opini/1873-keindahan-islam-di-pagi-hari.html

Kamis, 02 Februari 2012

Tanda-tanda hari kiamat


Tanda-tanda hari kiamat – Hari kiamat besar dan kecil. Tentunya Anda sering mendengar istilah hari kiamat. Pada hari itu dunia atau alam semesta beserta isinya akan hancur lebur dan semua makhluk yang ada akan mati tanpa terkecuali. Tidak bisa terbayangkan betapa dahsyatnya hari kiamat yang sangat mengerikan. 
 Tanda-tanda kiamat merupakan alamat kiamat yang menunjukkan akan terjadinya hari kiamat tersebut. Sedangkan tanda-tanda kiamat ada dua. Pertama; Tanda kiamat kecil adalah tanda yang datang sebelum kiamat dengan waktu yang relatif lama, dan kejadiannya biasa, seperti dicabutnya ilmu, dominannya kebodohan, minum khamr, berlomba-lomba dalam membangun, dan lain-lain. Terkadang sebagiannya muncul menyertai tanda kiamat besar atau bahkan sesudahnya. Kedua; Tanda kiamat besar adalah perkara yang besar yang muncul mendekati kiamat yang kemunculannya tidak biasa terjadi, seperti muncul Dajjal, Nabi Isa a.s., Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari Barat, dan lain-lain.
 Hari kiamat ditandai dengan bunyi terompet sangkakala oleh Malaikan Israfil atas perintah dari Allah SWT. Setelah semua makhuk yang hidup mati maka Allah SWT akan kembali memerintahkan Malaikat Israfil untuk meniup terompet untuk yang kedua kali guna membangunkan orang semua yang telah mati untuk bangkit kembali mulai dari manusia pertama zaman Nabi Adam hingga manusia yang terakhir saat kiamat tiba untuk melaksanakan hari pembalasan. Maka dari itulah, selagi kita masih di beri kesempatan hidup di dunia fana ini, gunakanlah kehidupan ini dengan sebaik-baiknya dengan menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi segala laranganNya, karena sesungguhnya apa yang kita perbuat selama ini, nanti setelah hari kiamat semuanya itu akan di mintai pertanggung jawaban atas apa yang telah kita perbuat.
Para ulama berbeda pendapat tentang permulaan yang muncul dari tanda kiamat besar. Tetapi Ibnu Hajar berkata, “Yang kuat dari sejumlah berita tanda-tanda kiamat, bahwa keluarnya Dajjal adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar, dengan terjadinya perubahan secara menyeluruh di muka bumi. Dan diakhiri dengan wafatnya Isa a.s. Sedangkan terbitnya matahari dari Barat adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar yang mengakibatkan perubahan kondisi langit. Dan berakhir dengan terjadinya kiamat.” Ibnu Hajar melanjutkan, ”Hikmah dari kejadian ini bahwa ketika terbit matahari dari barat, maka tertutuplah pintu taubat.” (Fathul Bari)

sumber: http://duniabaca.com/tanda-tanda-hari-kiamat-menurut-islam.html

Peninggalan-peniggalan sejarah islam


Islam tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Bukti keberadaan Islam itu dapat dilihat bukan saja dari para pemeluknya yang memiliki pengikut paling besar di Indonesia.
Bukti historis dan arkeologis juga mendukung keberadaanIslam di Indonesia.
Bukti historis dan arkeologis dapat dilihat pada budaya dan tradisi yang telah lama hidup dan berkembang padamasyarakat.
Peninggalan Islam yang dapat kita saksikan hari ini merupakan perpaduan antara kebudayaan Islam dan kebudayaan setempat. Hasil-hasil kebudayaan yang bercorak Islam dapat kita temukan antara lain dalam bentuk bangunan(masjid, makam) dan seni.
a. Peninggalan dalam Bentuk Bangunan
Bangunan yang menjadi ciri khas Islam antara lain ialah masjid, istana/keraton, dan makam (nisan).
1) Masjid
Masjid merupakan tempat salat umat Islam. Masjid tersebar di berbagai daerah.
Namun, biasanya masjid didirikan pada tepi barat alun-alun dekat istana. Alun-alun adalah tempat bertemunya rakyat dan rajanya. Masjid merupakan tempat bersatunya rakyat dan rajanya sebagai sesama mahkluk Illahi dengan Tuhan. Raja akan bertindak sebagai imam dalam memimpin salat.
Bentuk dan ukuran masjid bermacam-macam. Namun, yang merupakan ciri khas sebuah masjid ialah atap (kubahnya). Masjid di Indonesia umumnya atap yang bersusun, makin ke atas makin kecil, dan tingkatan yang paling atas biasanya berbentuk limas.
Jumlah atapnya selalu ganjil. Bentuk ini mengingatkan kita pada bentuk atap candi yang denahnya bujur sangkar dan selalu bersusun serta puncak stupa yang adakalanya berbentuk susunan payung-payung yang terbuka. Dengan demikian, masjid dengan
bentuk seperti ini mendapat pengaruh dari Hindu-Buddha.
Beberapa di antara masjid-masjid khas Indonesia memiliki menara, tempat muadzin menyuarakan adzan dan memukul bedug. Contohnya menara Masjid Kudus yang memiliki bentuk dan struktur bangunan yang mirip dengan bale kul-kul di Pura Taman Ayun. Kul-kul memiliki fungsi yang sama dengan menara, yakni memberi informasi atau tanda kepada masyarakat mengenai berbagai hal berkaitan dengan kegiatan suci atau yang lain dengan dipukulnya kul-kul dengan irama tertentu.
Peninggalan sejarah Islam dalam bentuk masjid, dapat kita lihat antara lain pada beberapa masjid berikut.
(1) Masjid Banten (bangun beratap tumpang)
(2) Masjid Demak (dibangun para wali)
(3) Masjid Kudus (memiliki menara yang bangun dasarnya serupa meru)
(4) Masjid Keraton Surakarta, Yogyakarta, Cirebon (beratap tumpang)
(5) Masjid Agung Pondok Tinggi (beratap tumpang)
(6) Masjid tua di Kotawaringin, Kalimantan Tengah (dibangun ulama penyebar siar pertama di Kalteng)
(7) Masjid Raya Aceh, Masjid Raya Deli (dibangun zaman Sultan Iskandar Muda)
2) Makam dan Nisan
Makam memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan hasil kebudayaan. Makam biasanya memiliki batu nisan. Di samping kebesaran nama orang yang dikebumikan pada makam tersebut, biasanya batu nisannya pun memiliki nilai budaya tinggi. Makam yang terkenal antara lain makam para anggota Walisongo dan makam raja-raja.
Pada makam orang-orang penting atau terhormat didirikan sebuah rumah yang disebut cungkup atau kubah dalam bentuk yang sangat indah dan megah. Misalnya, makam Sunan Kudus, Sunan Kalijaga, dan sunan-sunan besar yang lain.
Peninggalan sejarah Islam dalam bentuk makam dapat kita lihat antara lain pada beberapa makam berikut.
(1) Makam Sunan Langkat (di halaman dalam masjid Azisi, Langkat)
(2) Makam Walisongo
(3) Makam Imogiri (Yogyakarta)
(4) Makam Raja Gowa
Peninggalan sejarah Islam dalam bentuk nisan dapat kita lihat antara lain pada beberapa nisan berikut.
(1) Di Leran, Gresik (Jawa timur) terdapat batu nisan bertuliskan bahasa dan huruf Arab, yang memuat keterangan tentang meninggalnya seorang perempuan bernama Fatimah binti Maimun yang berangka tahun 475 Hijriah (1082 M);
(2) Di Sumatra (di pantai timur laut Aceh utara) ditemukan batu nisan Sultan Malik alsaleh yang berangka tahun 696 Hijriah (!297 M);
(3) Di Sulawesi Selatan, ditemukan batu nisan Sultan Hasanuddin;
(4) Di Banjarmasin, ditemukan batu nisan Sultan Suryana Syah; dan
(5) Batu nisan di Troloyo dan Trowulan.
b. Peninggalan dalam Bentuk Karya Seni
Peninggalan Islam dapat juga kita temui dalam bentuk karya seni seperti seni ukir, seni pahat, seni pertunjukan, seni lukis, dan seni sastra. Seni ukir dan seni pahat ini dapat dijumpai pada masjid-masjid di Jepara. Seni pertunjukan berupa rebana dan tarian, misalnya tarian Seudati. Pada seni aksara, terdapat tulisan berupa huruf arab-melayu, yaitu tulisan arab yang tidak memakai tanda (harakat, biasa disebut arab gundul).
Salah satu peninggalan Islam yang cukup menarik dalam seni tulis ialah kaligrafi.
Kaligrafi adalah menggambar dengan menggunakan huruf-huruf arab. Kaligrafi dapat ditemukan pada makam Malik As-Saleh dari Samudra Pasai.
Karya sastra yang dihasilkan cukup beragam. Para seniman muslim menghasilkan beberapa karya sastra antara lain berupa syair, hikayat, suluk, babad, dan kitab-kitab.
Syair banyak dihasilkan oleh penyair Islam, Hamzah Fansuri. Karyanya yang terkenal adalah Syair Dagang, Syair Perahu, Syair Si Burung Pangi, dan Syair Si Dang Fakir.
Syair-syair sejarah peninggalan Islam antara lain Syair Kompeni Walanda, Syair Perang Banjarmasin, dan Syair Himop. Syair-syair fiksi antara lain Syair Ikan Terumbuk dan Syair Ken Tambunan.
Hikayat adalah karya sastra yang berisi cerita atau dongeng yang sering dikaitkan dengan tokoh sejarah. Peninggalan Islam berupa hikayat antara lain, Hikayat Raja Raja Pasai, Hikayat Si Miskin (Hikayat Marakarma), Hikayat Bayan Budiman, Hikayat Amir Hamzah, Hikayat Hang Tuah, dan Hikayat Jauhar Manikam.
Suluk adalah kitab-kitab yang berisi ajaran-ajaran tasawuf. Peninggalan Islam berupa suluk antara lain Suluk Wujil, Suluk Sunan Bonang, Suluk Sukarsa, Suluk Syarab al Asyiqin, dan Suluk Malang Sumirang.
Babad adalah cerita sejarah tetapi banyak bercampur dengan mitos dan kepercayaan masyarakatyang kadang tidak masuk akal. Peninggalan Islam berupa babad antara lain Babad Tanah Jawi, Babad Sejarah Melayu (Salawat Ussalatin), Babad Raja-Raja Riau, Babad Demak, Babad Cirebon, Babad Gianti.
Adapun kitab-kitab peninggalan Islam antara lain Kitab Manik Maya, Us-Salatin Kitab Sasana-Sunu, Kitab Nitisastra, Kitab Nitisruti, serta Sastra Gending karya Sultan Agung.

sumber:http://afand.abatasa.com/post/detail/2259/peninggalan-peninggalan-sejarah-bercorak-islam